Peluang Persib Bandung Jadi Juara di Liga 1 2018

Sejak awal bergulirnya musim liga 1 indonesia 2018, ada beberapa nama yang diprediksi bakal jadi jawaranya. Hal ini tak lepas dari sumber pendanaan dan fasilitas yang lebih memadai jika dibanding dengan klub-klub lain. Salah satunya adalah Persib Bandung, klub sepakbola jawa barat ini memiliki jumlah dukungan sponsor yang lebih banyak dibanding dengan klub-klub lain. Walaupun beberapa akhir lalu, sempat ternoda dengan aksi para suporter yang bentrok dengan arema.

Di luar dari persoalan itu, Persib Bandung adalah tim besar yang selalu bertarung untuk juara. Apalagi sejarah mencatat, Persib pernah beberapa kali merai trofi. Maka tak mengherankan bila target managemen tak hanya sekadar jadi batu sandungan untuk tim besar, melainkan harus jadi juara liga 1 indonesia tiap kali kompetisi bergulir.

Peluang Persib Juara

Memang masih cukup dini memprediksi Persib Bandung sebagai jawara liga 1 indonesia musim ini, apalagi kompetisi baru saja bergulir. Saat tulisan ini dibuat, kompetisi baru memasuki pekan ke 4 dari 34 pertandingan. Dan Persib Bandung tertahan diposisi 11 dengan poin 5 hasil dari sekali menang, 2 kali seri, dan 1 kali kalah. Jumlah kemasukan dan memasukkan Persib Bandung seimbang, ada 6 gol bersarang dan berhasil disarangkan.

Jika Persib tetap menampilkan performa seperti ini, tentu cukup sulit untuk Persib menjadi juara. Tetapi dengan seiringnya waktu dan dukungan pihak managemen, tentu masih ada banyak waktu bagi Persib melakukan perbaikan dan meraih juawa. Setidaknya ada beberapa alasan mengapa Persib masih memiliki peluang untuk jadi juara:

  1. Komposisi Pemain Tiap Lini

Persib memang memulangkan Michael Essien dan tidak lagi menggunakan jasa pemain tob tersebut di kompestisi 2018 ini. Manajemen Persib melakukan bongkar pasang kerangka tim yang bakal merjuang bersama maung Bandung satu kompetisi penuh.

Sejumlah nama-nama baru diproyeksikan menggantikan nama-nama seperti Tantan, Jajang Sukmara, Shohei Matsunaga, Raphael Maitimo, Vladimir Vujovic, hingga megabintang Michael Essien yang tak menunjukkan kehebatanya di musim sebelumnya.

Persib kini memiliki 27 pemain di bawah komando pelatih Mario Gomez. Khusus pada pos penjaga gawang, tidak ada perubahan yang signifikan. Persib masih percaya pada I Made Wirawan, M Natsir, dan Imam Arief Fadilah tetap berada di bawah mistar ditambah dengan Aqil Saviq yang merupakan jebolan akademi sepakbola Persib.

Sektor lini belakang, mengandalkan Victor Igbonefo dan Bojan Malisic ditopang wajah lama seperti Henhen, Supardi Nasir, Wildansyah, Tony Sucipto dan Indra Mustafa. Dilini tengah, Persib melakukan perombakan, Eka Ramdani dipulangkandan akan berkolaborasi dengan Hariono, Gian Zola, Kim Jeffrey Kurniawan, Dedi Kusnandar, dan pemain asing Oh In-Kyun.

Dibagian sayap, Persib memilih Febri Hariyadi, Atep dan Fulgensius Billy ditambah dengan Gozali Siregar, dan Agung Mulyadi serta Puja Abdillah untuk menjaga kedalaman. Sementara untuk penyerang, Persib didukung oleh Ezechiel N’Douassel, Muchlis Hadi Ning Syaifullah, Airlangga Sucipto, dan Jonathan Bauman.

  1. Managemen Persib yang Kuat

Selain dukungan pemain yang besar, Persib juga didukung dengan managemen yang bisa dibilang solid. Hampir tidak terdengan konflik di managemen Persib. Apalagi secara finansial, Persib juga memiliki kekuatan yang bagus. Persib bahkan memiliki dukungan sponsor yang lebih banyak dibanding dengan klub lain.

Selain dua hal tersebut, juga masih ada dukungan sporter yang begitu loyal pada Persib. Semua ini bisa menjadi kekuatan bagi Persib meraih juara. Dengan satu catatan, Persib mampu meramunya dengan komposisi yang tepat. Yang perlu diingat, tetap tidak boleh menganggap sebelah nama-nama pesaing seperti persija, persipura, sriwijaya dan arema yang masing-masing punya dukungan finansial kuat.

Selain Indonesia, Inilah 9 Negara Di Dunia yang Melarang Judi Bola

Dikenal sebagai negara yang mayoritas penduduknya adalah penganut muslim, Indonesia menjadi salah satu negara yang melarang adanya perjudian dalam bentuk apapun. Bahkan aturan ini sudah ditetapkan dalam Undang-Undang untuk bisa ditaati oleh masyarakatnya. Namun, ternyata tidak hanya Indonesia yang melarang adanya perjudian bola. Ya, meski termasuk olahraga favorit dunia, sepak bola di beberapa negara berikut ini hanya diperkenankan sebagai tontonan saja.

Perjudian bola di beberapa negara dunia bahkan bisa didenda dalam jumlah yang besar, selain adanya hukuman kurungan. Nah, negara mana saja yang melarang perjudian bola bagi rakyatnya itu? Yuk simak penjelasannya disini ya!

  1. Afganistan

Negara Afganistan menjadi satu diantara negara yang melarang keras perjudian. Terutama perjudian bola yang dianggap sebagai perjudian terbesar dengan kerugian yang sangat tinggi bila nekat dilakukan. Negara ini bahkan memberlakukan hukuman kurungan bagi siapa saja yang sengaja menyebarkan perjudian tersebut atau melakukannya secara diam-diam.

  1. India

Meski tidak seluruhnya, sebagian wilayah di India menjadi salah satu kawasan yang melarang bentuk perjudian. Anehnya, hanya judi bola saja yang dilarang di kawasan tersebut. Pemerintah daerah memberlakukan denda ratusan ribu rupee untuk mereka yang kedapatan melakukan perjudian bola, namun tidak bagi perjudian lotre, kartu, dan sejenisnya.

  1. Bhutan

Mayoritas penduduknya beragama Budha membuat Bhutan juga melarang perjudian sebagai aktifitas yang merugikan manusia. Pemerintah Bhutan dengan keras melarang bentuk perjudian, selain lotre untuk dimainkan di negara tersebut.

  1. Korea Utara

Tidak hanya bentuk judi bola, beragam jenis perjudian lainnya juga menjadi larangan di negeri yang satu ini. Bahkan pemerintah pusat sengaja membatasi warganya untuk pelayanan internet sehingga tidak hanya perjudian, beberapa teknologi pun terkesan sangat dibatasi disini. Pemerintah sudah menerapkan aturan ketat bagi yang melanggar peraturan tersebut.

  1. Malaysia

Meski banyak yang melanggar dan melakukannya diam-diam, pemerintah Malaysia masih kokoh mempertahankan aturan di negaranya terkait perjudian. Perjudian seperti lotre masih banyak dilakukan di negara ini.

  1. Kepulauan Cayman

Wilayah ini juga melarang segala jenis permainan judi termasuk judi bola yang dikarenakan sempat merugikan masyarakat disana. Pernah disebutkan bahwa pemerintah melarang rakyatnya melakukan betting atau judi bola setelah diketahui banyak kerugian yang ditimbulkan dari kekalahan saat bermain judi seperti banyaknya tindakan kriminalitas dan sebagainya.

  1. Vatikan

Judi bola dianggap sebagai permainan yang tidak bermanfaat bagi negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik ini. Di Vatikan seluruh warganya juga taat dengan agama sehingga larangan judi disana tidak terlalu diperketat seperti di banyak negara lainnya.

  1. Vietnam

Sebenarnya negara Vietnam sempat melakukan larangan perjudian bola sebagai langkah menghindarkan penduduknya dari gejolak krisis ekonomi global. Namun, lambat laun larangan perjudian  bola dan perjudian lainnya kini sudah tidak lagi diberlakukan karena semakin banyaknya agen judi online yang marak dibuka di negara tersebut dan berpotensi menghasilkan keuntungan bagi negara.

Selain adanya negara yang melarang, tentu ada juga negara yang sudah melegalkan perjudian bola sebagai salah satu rutinitas warganya. Negara tersebut antara lain seperti Amerika, Australia, beberapa negara Eropa dan Afrika. Jadi, bisa diambil kesimpulan banyak negara di kawasan Asia yang ternyata melarang judi bola bagi rakyatnya.

Demikian artikel informatif tentang negara di dunia yang melarang perjudian bola. Semoga bisa menjadi referensi untuk anda!